Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peparnas merupakan ajang bagi atlet difabel. Bagi yang belum familiar, Peparnas seperti Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun, Peparnas diperuntukkan bagi atlet difabel.

"Kesibukan masih tetap rutin latihan saja untuk persiapan Peparnas," jelasnya saat dihubungi MURIANEWS, Senin (16/11/2020).

Di ajang Peparnas 2021 itu Rani akan turun di cabang angkat berat kelas 55 Kilogram putri. Guna memenuhi target emas tersebut, perempuan kelahiran Kudus, 10 Maret 1983 itu menggeber latihannya di Solo.

Jalan panjang masih harus dilewati Rani. Sebab, setelah melakoni PJP, dia masih harus melewati seleksi tingkat daerah, setelah itu baru masuk Pelatda.

Namun, perlu diketahui, rekor Peparnas masih dipegangnya. Yakni saat Rani turun di Peparnas Jawa Barat 2016 lalu.
Namun, perlu diketahui, rekor Peparnas masih dipegangnya. Yakni saat Rani turun di Peparnas Jawa Barat 2016 lalu."Kalau Peparnas alhamdulillah rekornya masih saya pegang. Tapi harus berhati-hati juga dan harus rajin latihan terus," ujar dia.Peraih perunggu di Asian Paragames 2018 Jakarta-Palembang itu berharap bisa memenuhi target medali emas. "Harapan saya di Peparnas 2021 bisa meraih emas lagi dan bisa pecah rekor lagi," harapnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler