Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari total tujuh tim Indonesia yang dihuni 12 atlet itu, empat di antaranya merupakan atlet PB Djarum. Yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan, Praveen Jordan, dan Melati Daeva Oktavianti.

Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mundurnya skuad Indonesia itu akibat email dari National Health Service (NHS) Inggris yang berisi imbauan untuk menjalani karantina.

Alhasil, pemain, pelatih, dan ofisial tim Indonesia yang mendapatkan email itu diminta untuk menjalani karantina sampai 23 Maret 2021 mendatang.

"Ya benar karena email dari NHS itu. NHS itu dari pemerintah Inggris. Yang intinya diminta untuk isolasi selama 10 hari. Sehingga tidak bisa ikut bertanding di All England," kata Yoppy kepada MURIANEWS, Kamis (18/3/2021).

Namun, tidak semua anggota tim bulu tangkis Indonesia mendapatkan email dari NHS. Ada empat orang di tim Indonesia yang tidak mendapatkan surat elektronik dari NHS.

Mereka yang tidak mendapat email yakni Mohammad Ahsan (atlet ganda putra), Irwansyah (asisten pelatih tunggal putra), Iwan Hermawan (Kasubid Sport Science PBSI), dan Gilang (masseur).

Baca: Tim Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Begini Kronologinya

Lebih lanjut, Yoppy juga menyayangkan tidak dapat menyaksikan empat atlet PB Djarum berlaga di All England tahun ini. Padahal, di hari pertama pertandingan, Kevin dan Ahsan yang notabene merupakan atlet PB Djarum meraih kemenangan dengan pasangannya masing-masing.
Lebih lanjut, Yoppy juga menyayangkan tidak dapat menyaksikan empat atlet PB Djarum berlaga di All England tahun ini. Padahal, di hari pertama pertandingan, Kevin dan Ahsan yang notabene merupakan atlet PB Djarum meraih kemenangan dengan pasangannya masing-masing.Saat itu Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil menang lewat rubber game saat menghadapi pasangan Inggris Matthew Clare dan Ethan Van Leeuwen dengan skor 21-12, 19-21, dan 21-9. Sedangkan pasangan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan berhasil menang atas pasangan Inggris lainnya Ben Lane dan Sean Vendy dengan rubber game 21-18, 19-21, dan 21-19."Sangat disayangkan tentunya. Apalagi hari pertama kemarin tiga tim Indonesia meraih kemenangan," ujarnya.Diketahui, Indonesia menurunkan tujuh tim di All England kali ini. Mereka terdiri dari Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, serta Jonatan Christie.Kemudian ada Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, Praveen Jordan dengan Melati Daeva Oktavianti, dan Anthony Sinisuka Ginting. Kemudian ada Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.  Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler