Tim Indonesia Diusir dari All England, PB Djarum Anggap Tidak Fair
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 18 Maret 2021 14:36:29
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Tim bulu tangkis Indonesia harus angkat koper lebih awal dari turnamen All England 2021. Penyebabnya karena Tim Indonesia berada satu pesawat dengan seseorang terkonfirmasi Covid-19 saat perjalanan dari Istanbul, Turki ke Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3/2021) lalu.
Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin situasi ini tidak adil bagi tim bulu tangkis Indonesia.
Terlebih mengacu pada situasi sebelumnya, pembukaan All England 2021 hanya diundur lantaran ada tujuh partisipan yang terkonfirmasi Covid-19. Situasi yang hampir sama terjadi bagi tim bulu tangkis Indonesia. Namun, sesampainya di hotel hasil tes tim bulu tangkis Indonesia negatif.
Alhasil, hal ini juga memunculkan komentar dari Marcus Fernaldi Gideon. Lewat akun Instagramnya, Marcus menulis kekecewaannya yang pada intinya kenapa tim bulu tangkis Indonesia tidak diperlakukan dengan hal yang sama.
Tertera di caption Instagram Marcus Fernaldi Gideon "Tonight we’re in shock to hear the news that we (indonesian players & officials) have to withdrawn from all england due to an anonymous passenger tested + for covid that board the same flight as we did........To be fair, the person who has been tested + should have undergo another test because truly we have no faith anymore in the covid’s test they ran because as you all can see all the 7 positive cases can turned into 7 negative cases in just 1 day."
Ironisnya, pebulu tangkis asal Turki, Neslihan Yigit dan pelatihnya tetap bisa tampil di All England 2021 meski berangkat dengan pesawat yang sama dengan tim Indonesia dari Istanbul ke Birmingham.
Baca: Sama-Sama Ada Kasus Positif, India, Denmark dan Thailand Tetap Main di All England
Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, situasi ini tidak adil. Namun, Yoppy mengatakan dari PP PBSI sudah melakukan komplain.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin. (MURIANEWS[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Tim bulu tangkis Indonesia harus angkat koper lebih awal dari turnamen All England 2021. Penyebabnya karena Tim Indonesia berada satu pesawat dengan seseorang terkonfirmasi Covid-19 saat perjalanan dari Istanbul, Turki ke Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3/2021) lalu.
Menurut Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin situasi ini tidak adil bagi tim bulu tangkis Indonesia.
Terlebih mengacu pada situasi sebelumnya, pembukaan All England 2021 hanya diundur lantaran ada tujuh partisipan yang terkonfirmasi Covid-19. Situasi yang hampir sama terjadi bagi tim bulu tangkis Indonesia. Namun, sesampainya di hotel hasil tes tim bulu tangkis Indonesia negatif.
Alhasil, hal ini juga memunculkan komentar dari Marcus Fernaldi Gideon. Lewat akun Instagramnya, Marcus menulis kekecewaannya yang pada intinya kenapa tim bulu tangkis Indonesia tidak diperlakukan dengan hal yang sama.
Tertera di caption Instagram Marcus Fernaldi Gideon "Tonight we’re in shock to hear the news that we (indonesian players & officials) have to withdrawn from all england due to an anonymous passenger tested + for covid that board the same flight as we did........To be fair, the person who has been tested + should have undergo another test because truly we have no faith anymore in the covid’s test they ran because as you all can see all the 7 positive cases can turned into 7 negative cases in just 1 day."
Ironisnya, pebulu tangkis asal Turki, Neslihan Yigit dan pelatihnya tetap bisa tampil di All England 2021 meski berangkat dengan pesawat yang sama dengan tim Indonesia dari Istanbul ke Birmingham.
Baca: