Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Dokter Agus Prastyo, merupakan dokter yang bertugas di RS Aisyiyah Kudus. Namun, siapa sangka saat ini dia mengemban tugas baru sebagai dokter tim Persiku Kudus.

Kiprah dr. Agus Prastyo bermula dari ajakan Sekretaris Persiku, Abdullah Zaim. Tepatnya pada Jumat (9/7/2021) lalu. Menurut penjelasan dr. Agus Prastyo, saat itu dirinya ditawari oleh Abdullah Zaim untuk mengisi posisi dokter tim Persiku. Tawaran itu langsung diambil oleh dr. Agus Prastyo.

"Intinya saya ditawari pak Zaim untuk mengisi posisi dokter tim. Saya jawab mau dan akhirnya masuk jajaran ofisial Persiku ini," katanya, Selasa (10/8/2021).

Agus Prastyo mengaku tertarik menjadi dokter tim lantaran ingin mencoba tantangan baru. Selain itu dia juga mengaku sangat menggemari olahraga sepak bola.

"Sedikit banyak saya tahu tentang sepak bola," kata penggemar Barcelona itu, Selasa (10/8/2021).

Menjadi dokter tim di sebuag tim sepak bola, menurutnya menjadi menjadi tantangan tersendiri baginya. Selain, dapat menjalin relasi yang baru, kesempatan ini menjadi kesempatan bagi dirinya untuk mengabdi bagi persepakbolaan di Kudus.

"Sebagai bentuk dukungan saya untuk sepak bola di Kudus, tentu saja. Sekaligus sebagai sumbangsih saya untuk Persiku," sambungnya.

Menjadi dokter tim bagi klub sepak bola di kompetisi resmi merupakan hal pertama bagi pria kelahiran Kudus, 19 April 1987 itu. Namun, diluar itu dirinya sudah sering menjadi tim medis dalam turnamen olahraga antar instansi.
"Kalau jadi dokter tim resmi di klub olahraga baru pertama ini. Tetapi kalau jadi tim medis saat pertandingan antar instansi baik itu sepak bola maupun futsal saya sudah lima atau sepuluh kali," terangnya.Ditanya soal tugasnya sebagai dokter di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus yang kemungkinan bertabrakan dengan jadwalnya sebagai seorang tim medis di Persiku, Agus mengaku sudah siap untuk membagi waktu. Selain itu dirinya juga sudah meminta izin kepada Direktur Rumah Sakit Aisyiah Kudus."Secara prosedural sudah minta doa restu kepada dokter Hilal (direkturnya). Beliau sudah menyetujui," ujar Agus Prastyo.Secara umum dirinya juga sudah mengetahui apa saja tugas-tugasnya di tim Persiku.Sebagian besar sudah dipelajarinya, dan untuk masalah-masalah medis tentu saja sudah dipelajarinya saat sekolah.Salah satu tugas yang utama adalah memberikan masukan kepada pelatih kepala perihal kesehatan para pemain. Termasuk dalam hal ini mengenai masalah pola makan yang baik bagi pemain."Termasuk melakukan swab antigen kepada pemain yang menjalani seleksi juga menjadi tugas saya," ungkapnya sambil tertawa.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler