Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Atlet anggar Kudus tidak masuk ke dalam skuad anggar Jawa Tengah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Padahal, saat proses seleksi ada tiga wakil atlet di skuad anggar proyeksi PON Jawa Tengah.

Tidak adanya wakil atlet anggar Kudus di PON Papua disampaikan oleh Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kudus, Wahyudi Purnomo. Menurutnya ketiga atlet anggar Kudus sudah dicoret.

"Saat seleksi untuk PON ada tiga atlet putra. Indra di nomor Sabel tidak bisa meninggalkan tugasnya sebagai TNI di Aceh. Kemudian Arya dan Yusuf yang sama-sama nomor floret putra dicoret. Tetapi saya tidak tahu alasannya karena apa," katanya, Jumat (3/9/2021).

Walaupun tidak ada wakil di skuad anggar Jateng untuk PON Papua, Wahyudi tidak mempermasalahkan. Menurutnya hal itu sudah menjadi kebijakan pelatih.

"Menyayangkan iya. Tetapi kembali lagi mungkin itu prioritas dari tim pelatih untuk mengganti pemain ini dengan pemain lain sesuai kebutuhan," terangnya.

Padahal, menurut Yudi atlet Kudus tergolong potensial. Parameternya saat di Porprov 2018 lalu kontingen anggar Kudus berhasil meraih dua emas, satu perak dan dua perunggu. Hasil itu membawa kontingen anggar Kudus berada di peringkat tiga di Porprov 2018.
Padahal, menurut Yudi atlet Kudus tergolong potensial. Parameternya saat di Porprov 2018 lalu kontingen anggar Kudus berhasil meraih dua emas, satu perak dan dua perunggu. Hasil itu membawa kontingen anggar Kudus berada di peringkat tiga di Porprov 2018.Sebelumnya, pada gelaran PON 2016, kudus juga mengirimkan tiga atlet. Rinciannya satu di nomor sabel putra dan dua di nomor floret putra."Tentunya tetap semangat dan positive thinking. Tidak bisa dipungkiri juga nihilnya agenda juga menjadi penyebab performa atlet," terang dia.Yudi menambahkan, saat ini skuad anggar Jawa Tengah diisi oleh atlet dari Surakarta, Salatiga, dan Kabupaten Semarang. Dia berharap atlet anggar Kudus tidak berkecil hati walaupun tidak terpilih bertanding di PON Papua."Tidak perlu berkecil hati. Harus tetap semangat," pungkasnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler