Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Meskipun Pandemi Covid-19 belum berakhir pencarian bakat pebulutangkis masih dilakukan PB Djarum Kudus. Sampai saat ini mereka masih mencari pebulu tangkis lewat audisi khusus dari sembilan klub mitra.

PB Djarum sendiri memiliki sembilan klub mitra. Klub-klub tersebut adalah PB Champion Magelang, PB Istimewa Badminton Club (IBC) Yogyakarta, PB Champion Klaten, PB Champion Jakarta, dan PB PMS Solo.

Selain itu masih ada PB Kartika Purwokerto,PB Bina Pratama Kebumen, PB Unggul Jaya Pekalongan, dan PB Arista Semarang. Klub-klub tersebut menjadi mitra bagi PB Djarum dalam mengembangkan bulutangkis di Indonesia.

Ketua Pemandu Bakat PB Djarum, Sigit Budiarto menyatakan pihaknya masih masih terus mencari bibit potensial. Mereka yang diincar adalah atlet bulu tangkis yang memiliki kriteria di usia U-13 dan U-15.

“Memanh kami masih mencari atlet U-13 dan U-15. Pertimbangan kami kalau U-11 masih terlalu kecil. Kalau U-17 sudah terlalu banyak di PB Djarum," katanya, Jumat (10/9/2021).

BACA JUGA: PB Djarum Launching Merchandise Store Bulu Tangkis
BACA JUGA: PB Djarum Launching Merchandise Store Bulu TangkisAda mekanisme yang akan dilakukan dalam audisi khusus ini. Menurut Sigit Budiarto, bisa saja atlet dari klub mitra itu diundang ke PB Djarum untuk dipantau oleh pelatih PB Djarum. Atau sebaliknya, tim pelatih PB Djarum datang ke klub mitra tersebut.Audisi khusus yang dilakukan PB Djarum, sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya. Sebelum tahun 2006 audisi khusus sudah dilakukan, karena saat itu memang belum ada program audisi umum. Pandemi covid-19 membuat audisi khusus kembali digunakan."Beberapa atlet bulu tangkis Indonesia lahir dari audisi khusus. Seperti Debby Susanto, Mohammad Ahsan, dan Tontowi Ahmad," jelas dia.Dari ajang audisi khusus ini nantinya diharapkan PB DJarum bisa menemukan atlet bulu tangkis terbaik.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler