Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Drama perjuangan tim bulutangkis Jawa Tengah terjadi di babak final Ganda Campiran di PON XX Papua. Di partai final yang berlangsung Rabu (13/10/2021) di GOR Waringin, Jayapura itu pebulutangkis Jawa Tengah tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Indah Cahya Sari Jamil yang turun berpasangan dengan Bagas Maulana di nomor ganda campuran, mengalami dehidrasi. Pasangan Jawa Tengah ini, sebenarnya tidak kalah kualitas, dibanding lawannya, Rehan Naufal Kusharjanto/Marsheilla Gischa Islami, dari Jawa Timur.

Pertarungan final ganda campuran di PON XX Papua, memang menyugguhkan persaingan antar pemain PB Djarum. Baik Bagas Maulana/Indah Cahya dan Rehan Naufal/Marsheilla Gischa adalah sama-sama pemain asal PB Djarum Kudus.

"Indah di set ketiga kelelahan karena mengalami dehidrasi. Sehingga memerlukan perawatan dokter. Akhirnya di set ketiga langsung dikatakan kalah karena tidak bisa melanjutkan pertandingan," ujar Manajer bulutangkis PON Jawa Tengah, Pujiasto, Rabu (13/10/2021).

Dalam dunia bulutangkis, apa yang dialami Indah disebut dengan istilah retired. Istilah ini digunakan ketika salah satu atau kedua pemain berhenti di tengah pertandingan akibat cedera atau karena hal lainnya yang bersifat urgent.

BACA JUGA: Ganda Campuran Jateng Raih Perak

Pujiasto menambahkan, di pertandingan itu menurutnya anak asuhnya sudah maksimal. Di set pertama pasangan Indah dan Bagas kalah 19-21. Namun, berhasil menang di set kedua 21-19.

Namun, di set ketiga saat skor baru berjalan 6-15 untuk keunggulan sementara dari pasangan Rehan Naufal Kusharjanto dan Marsheilla Gischa Islami, Indah justru kelelahan karena dehidrasi. Alhasil tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Namun, di set ketiga saat skor baru berjalan 6-15 untuk keunggulan sementara dari pasangan Rehan Naufal Kusharjanto dan Marsheilla Gischa Islami, Indah justru kelelahan karena dehidrasi. Alhasil tidak dapat melanjutkan pertandingan."Indah harus retired dan langsung dinyatakan kalah. Kemudian dibawa ke ruang perawatan yang ada di GOR," terangnya.Pujiasto menyampaikan penampilan pasangan Indah, Bagas Maulana juga dinilai sudah bagus. Menurutnya, Bagas juga sudah mampu menjalankan tugasnya."Bagas sudah mampu menutup semua gerakan yang tidak dapat dijangkau Indah. Kalau Indah tidak dehidrasi saya rasa kami punya peluang," ungkapnya."Intinya penampilan anak-anak sudah bagus. Untuk evaluasi nanti di sektor fisik dan teknik," pungkasnya.Tim Bulutangkis Jawa Tengah akhirnya hanya mampu meraih satu medali perak dan dua perunggu di arena PON XX Papua. Medali perak direbut oleh pasangan ganda campuran Bagas/Indah Cahya. Sedangkan medali perunggu direbut oleh tunggal putra perorangan dan beregu putra. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler