Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Atlet renang di Kudus masih belum memiliki agenda lomba sampai sejauh ini. Meski begitu, atlet renang di Kudus tetap menjalani latihan rutin.

Setidaknya ada 20 atlet renang di Kudus yang hingga saat ini masih berlatih. Mereka merupakan atlet renang yang berasal dari usia rentang pelajar SD dan SMP. Mereka merupakan atlet dengan nomor lomba yang berbeda-beda. Seperti atlet renang gaya kupu-kupu, atlet renang gaya bebas, atlet renang gaya punggung, dan lainnya.

"Agenda renang di Kudus saat ini belum ada. Tetapi anak-anak masih rutin berlatih," kata Pelatih renang Kudus, Yusdi Asikin, Selasa (19/10/2021).

Saat ini anak asuhnya masih berlatih rutin. Latihan dilakukan setiap Senin, Kamis, Sabtu di Waterboom Mulia Wisata, Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus pukul 15.00 sampai 17.00.

"Rabunya latihan fisik di lapangan Rendeng pukul 15.30," sambungnya.

BACA JUGA: Atlet Anggar Kudus Tetap Asah Feeling

Soal latihan yang dijalani, saat ini ke-20 atlet sebatas latihan santai. Latihan ini lebih ke arah pembenahan gerakan saja, dan sebagai upaya menjaga kondisi.
Soal latihan yang dijalani, saat ini ke-20 atlet sebatas latihan santai. Latihan ini lebih ke arah pembenahan gerakan saja, dan sebagai upaya menjaga kondisi."Misal atlet gaya kupu-kupu itu gerakannya harus benar. Paling latihannya sebatas itu. Belum mengarah ke program karena belum ada agenda," sambungnya.Selain pembenahan gerakan, Yusdi juga tengah menginstruksikan anak asuhnya untuk berlatih daya tahan. Bentuk latihan daya tahannya yakni dengan berlatih renang sepanjang 400 meterx3 dan 200 meterx3."Sejauh ini anak-anak bisa menjalankan instruksi saya," ungkapnya.Menurutnya, pandemi Covid-19 membuat kalender perlombaan cabang olahraga renang sepi. Bahkan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah cabor renang ditiadakan."Harapan kami di 2022 segera ada agenda. Misalnya di 2022 Popda ada kan anak-anak bisa ikut untuk mengasah kemampuannya. Harapan lainnya di 2023 kalau ada Porprov anak-anak bisa segera ikut," pungkasnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler