Inilah Jenis Senar Raket Badminton Pilihan Atlet PB Djarum
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 29 Oktober 2021 14:32:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus – Raket adalah ‘senjata’ bagi atlet bulutangkis. Sedangkan senar, adalah komponen raket yang sangat penting. Setidaknya ada dua jenis senar yang jadi pilihan atlet PB Djarum.
Dua senar itu memiliki kelebihan masing-masing. Senar pertama yang sering digunakan atlet PB Djarum yakni senar Li-Ning number one dengan ketebalan 0,65 milimeter. Sedangkan yang kedua senar Li-Ning number seven dengan ketebalan 0,70 milimeter.
"Senar Li-Ning number one memiliki ketebalan 0,65 milimeter, itu kalau kata atlet yang sudah mencoba katanya lebih akurat. Rata-rata senar tipe ini dipakai oleh atlet tunggal. Kalau
yang 0,70 lebih tebal. Biasanya atlet ganda yang pakai ini," kata Stringer (ahli senar raket) PB Djarum, Gilang Mustika Aji, Jumat (29/10/2021).
Menurut Gilang, dari segi kekuatan, dua senar ini juga berbeda. Senar Li-Ning number one dengan ketebalan 0,65 milimeter biasanya hanya mampu bertahan dua hari ketika digunakan untuk latihan. Sementara senar Li-Ning number seven dengan ketebalan 0,70 milimeter dapat bertahan sepekan saat digunakan berlatih.
BACA JUGA: PB Djarum Cari Bibit Atlet ke Tanah Manado
Soal harga juga berbeda. Senar Li-Ning number one dengan ketebalan 0,65 milimeter dibandrol harga Rp50 ribu sampai Rp70 ribu di pasaran. Sementara senar Li-Ning number seven dengan ketebalan 0,70 milimeter harga sekitar Rp100 ribu.
"Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung selera atlet. Untuk yang senar Li-Ning number seven dengan ketebalan 0,70 milimeter memang lebih tebal dan biasanya yang pakai itu atlet ganda," ucapnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Stringer PB Djarum, Gilang Mustika Aji sedang menyenar raket atlet. (MURIANEWS/Vega Ma'ariji Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Raket adalah ‘senjata’ bagi atlet bulutangkis. Sedangkan senar, adalah komponen raket yang sangat penting. Setidaknya ada dua jenis senar yang jadi pilihan atlet PB Djarum.
Dua senar itu memiliki kelebihan masing-masing. Senar pertama yang sering digunakan atlet PB Djarum yakni senar Li-Ning number one dengan ketebalan 0,65 milimeter. Sedangkan yang kedua senar Li-Ning number seven dengan ketebalan 0,70 milimeter.
"Senar Li-Ning number one memiliki ketebalan 0,65 milimeter, itu kalau kata atlet yang sudah mencoba katanya lebih akurat. Rata-rata senar tipe ini dipakai oleh atlet tunggal. Kalau
yang 0,70 lebih tebal. Biasanya atlet ganda yang pakai ini," kata Stringer (ahli senar raket) PB Djarum, Gilang Mustika Aji, Jumat (29/10/2021).
Menurut Gilang, dari segi kekuatan, dua senar ini juga berbeda. Senar Li-Ning number one dengan ketebalan 0,65 milimeter biasanya hanya mampu bertahan dua hari ketika digunakan untuk latihan. Sementara senar Li-Ning number seven dengan ketebalan 0,70 milimeter dapat bertahan sepekan saat digunakan berlatih.
BACA JUGA: