Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah masih belum diketahui jadwal pelaksanaannya. Namun, IKASI (Ikatan Anggar Seluruh Indonesia) Kudus sudah mulai melakukan pemetaan atlet.

Ketua Umum IKASI Kudus, Wahyudi Purnomo mengatakan pihaknya sudah memiliki gambaran atlet yang akan terjun di Porprov yang pelaksanaannya dimungkinkan di 2023. Pihaknya mengaku sudah mempersiapkan selepas gelaran Porprov 2018 silam.

"Untuk atlet anggar yang kemungkinan terjun di Porprov 2023 sebenarnya sudah kami siapkan gambarannya setelah Porprov 2018 di Solo," kata Wahyudi, Jumat (5/11/2021)

Wahyudi melanjutkan, pihaknya memetakan atlet berdasarkan umur. Sebab, menurutnya di Porprov 2023 terdapat batasan usia.

"Kami petakan yang kira-kira bisa meraih medali. Pemetaan itu acuannya dari Porprov 2018 dan Kejurda 2019," sambungnya.

Dari pemetaan itu, diprediksi ada sekitar enam hingga delapan atlet. Terdiri dari empat atlet putra ditambah dua hingga empat atlet putri.

Mereka berada di nomor floret, sabel, dan degen. Namun, untuk andalan ada di floret putra dan sabel putra.BACA JUGA: Dua Atlet Anggar Kudus Batal Bertanding di PON PapuaPada Porprov 2018 lalu kontingen atlet anggar Kudus finish di peringkat tiga dengan torehan dua emas, satu perak dan dua perunggu. Torehan itu berada di bawah Kota Surakarta di peringkat pertama dan Kota Salatiga di peringkat ketiga.Ditanya soal lawan berat di Porprov mendatang, Wahyudi menyebut ada pada Kota Surakarta. Sebab, ada atlet dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO). Menurutnya atlet SKO tetap rutin berlatih kendati ada atau tidak ada kejuaraan."Soal target, kami belum berani pasang banyak. Karena beberapa tahun ini tidak ada even dan kami belum tahu kekuatan lawan. Minimal bisa dapat satu emas," imbuhhnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler