MURIANEWS, Kudus - PB Djarum menyabet dua gelar di Bahrain International Challenge 2021. Turnamen ini berlangsung pada 23 sampai 27 November 2021 lalu, di Indian Club, Manama, Bahrain.
Dua gelar itu datang dari nomor tunggal putra dan ganda putra. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay merebut gelar di sektor tunggal putra. Sedangkan di sektor ganda putra ada pasangan Raymond Indra/Daniel Edgar Marvino.
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay sukses menjadi pemenang setelah mengalahkan Jia Heng Jason Teh asal Singapura. Atlet PB Djarum itu menang dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-15
Kemudian, di sektor ganda putra, PB Djarum memastikan gelar juara setelah di babak final Raymond Indra/Daniel Edgar Marvino mengalahkan pasangan dari Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Christopher David Wijaya. Raymond/Daniel menang lewat rubber-game 22-20, 18-21, dan 22-20.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengaku bangga dengan hasil ini. Menurutnya, hasil yang diraih para pemainnya melebihi target yang diinginkannya.
BACA JUGA: Atlet PB Djarum Meraih Prestasi Bagus di Bahrain
"Sejak awal di Bahrain International Series, kami hanya ingin satu medali emas dan di Bahrain International Challenge juga satu medali emas. Tapi kali ini secara keseluruhan bisa dapat lebih dari dua medali emas," katanya, Senin (29/11/2021).Yoppy melanjutkan, kebanggaan muncul lantaran di sektor ganda putra itu, anak asuhnya mampu menumbangkan pasangan Amri Syahnawi/Christopher David Wijaya. Menurut Yoppy kedua lawan anak asuhnya itu usianya lebih senior."Yang membanggakan itu kan Raymond dan Daniel usianya lebih muda daripada Amri dan Christopher. Bagus juga ketika mendapatkan lawan yang usianya lebih di atasnya," terangnya.Menurut Yoppy anak asuhnya sudah memberikan hasil yang bagus dan maksimal. Mereka telah mampu tampil konsisten."Sudah bagus tetapi jangan cepat puas. Karena di turnamen ini Jepang dan Cina belum ikut serta," imbuhnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje
[caption id="attachment_255316" align="alignleft" width="1280"]

Tiga atlet PB Djarum raih juara di Bahrain International Challenge 2021.(MURIANEWS/Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - PB Djarum menyabet dua gelar di Bahrain International Challenge 2021. Turnamen ini berlangsung pada 23 sampai 27 November 2021 lalu, di Indian Club, Manama, Bahrain.
Dua gelar itu datang dari nomor tunggal putra dan ganda putra. Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay merebut gelar di sektor tunggal putra. Sedangkan di sektor ganda putra ada pasangan Raymond Indra/Daniel Edgar Marvino.
Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay sukses menjadi pemenang setelah mengalahkan Jia Heng Jason Teh asal Singapura. Atlet PB Djarum itu menang dua set langsung dengan skor 21-18 dan 21-15
Kemudian, di sektor ganda putra, PB Djarum memastikan gelar juara setelah di babak final Raymond Indra/Daniel Edgar Marvino mengalahkan pasangan dari Indonesia lainnya, Amri Syahnawi/Christopher David Wijaya. Raymond/Daniel menang lewat rubber-game 22-20, 18-21, dan 22-20.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengaku bangga dengan hasil ini. Menurutnya, hasil yang diraih para pemainnya melebihi target yang diinginkannya.
BACA JUGA: Atlet PB Djarum Meraih Prestasi Bagus di Bahrain
"Sejak awal di Bahrain International Series, kami hanya ingin satu medali emas dan di Bahrain International Challenge juga satu medali emas. Tapi kali ini secara keseluruhan bisa dapat lebih dari dua medali emas," katanya, Senin (29/11/2021).
Yoppy melanjutkan, kebanggaan muncul lantaran di sektor ganda putra itu, anak asuhnya mampu menumbangkan pasangan Amri Syahnawi/Christopher David Wijaya. Menurut Yoppy kedua lawan anak asuhnya itu usianya lebih senior.
"Yang membanggakan itu kan Raymond dan Daniel usianya lebih muda daripada Amri dan Christopher. Bagus juga ketika mendapatkan lawan yang usianya lebih di atasnya," terangnya.
Menurut Yoppy anak asuhnya sudah memberikan hasil yang bagus dan maksimal. Mereka telah mampu tampil konsisten.
"Sudah bagus tetapi jangan cepat puas. Karena di turnamen ini Jepang dan Cina belum ikut serta," imbuhnya.
Reporter: Vega Ma'arijil Ula
Editor: Budi erje