Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Atlet Muaythai Kudus gagal memenuhi target di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Semarang. Tim Muaythai Kudus pada event ini hanya hanya meraih dua perak.

Sebelumnya, di Kejurprov yang digelar di Gor Wujil, Semarang ini, kontingen Muaythai Kudus ditargetkan bisa meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Namun, hanya dua perak yang berhasil dibawa pulang ke Kota Kretek.

Di Kejurprov itu, Kudus menerjunkan lima atlet, yakni Rizki Bima, Asnida Litiloly, M.Ridwan, Heru Nor Rohmad, dan Abdullah Rifai. Dari mereka ini, hanya Asnida Litiloly, yang turun di nomor tanding senior putri kelas 54 Kilogram dan Heru Nor Rohmad di nomor tanding senior putra 75 Kilogram, yang berhasil meraih perak.

"Targetnya meleset karena memang lawan yang turun kebanyakan eks PON Papua 2020 dan ada atlet PPLP Jawa Tengah. Sementara atlet kami masih minim pengalaman. Istilahnya kami kewalahan," kata Sekretaris Umum Muaythai Kudus, Hendro Ari, Rabu (15/12/2021).

BACA JUGA: Lima Atlet Muaythai Kudus Berlaga di Kejurprov

Selain kalah jam terbang, persiapan yang hanya setahun dirasa menjadi batu sandungan atlet Muaythai Kudus. Terlebih adanya pandemi Covid-19 membuat atlet berlatih secara terbatas.
Selain kalah jam terbang, persiapan yang hanya setahun dirasa menjadi batu sandungan atlet Muaythai Kudus. Terlebih adanya pandemi Covid-19 membuat atlet berlatih secara terbatas."Untuk atlet kami yang Heru (Heru Nor Rohmad) itu di final ketemu juara PON Papua kemarin. Selain itu faktor lainnya karena persiapan kami juga hanya setahun. Itupun terkendala pandemi Covid-19," sambungnya.Selanjutnya, pihaknya akan mengupayakan try out atau sparing dengan kabupaten lain pada tahun depan. Sehingga akan ada pengalaman lebih yang bisa dirasakan para atletnya."Harapannya kemampuan atlet kami bisa terus meningkat dan terus mengukir prestasi,” pungkasnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler