Praven-Melati dan Gloria Out dari Pelatnas, Harus Jadi Pembelajaran
Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 29 Januari 2022 16:47:52
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Praveen Jordan- Melati Daeva Oktavianti, dan Gloria Emanuelle Widjaja out Pelatnas PBSI Cipayung. Ketiga atlet asal PB Djarum Kudus ini, tidak akan lagi berada di Cipayung.
Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng,
Basri Yusuf mengatakan degradasi dari Pelatnas ini harus bisa dijadikan pembelajaran bagi atlet. Menurutnya atlet harus lebih profesional, dan rajin berlatih, serta harus memiliki target.
"Sudah menjadi keputusan PBSI pusat. Semoga menjadi pembelajaran bagi atlet. Dari pihak PB Djarum nantinya akan tetap eksis dan membina mereka," katanya, Sabtu (29/1/2022).
Basri menyampaikan atlet yang degradasi dari Pelatnas itu nantinya tetap dapat membela Indonesia. Yakni melalui PB Djarum.
"PB Djarum tetap akan meneruskan prestasi seoptimal mungkin untuk mereka," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Praveen dan Melati saat bertanding di ajang bulutangkis.(istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Praveen Jordan- Melati Daeva Oktavianti, dan Gloria Emanuelle Widjaja out Pelatnas PBSI Cipayung. Ketiga atlet asal PB Djarum Kudus ini, tidak akan lagi berada di Cipayung.
Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng,
Basri Yusuf mengatakan degradasi dari Pelatnas ini harus bisa dijadikan pembelajaran bagi atlet. Menurutnya atlet harus lebih profesional, dan rajin berlatih, serta harus memiliki target.
"Sudah menjadi keputusan PBSI pusat. Semoga menjadi pembelajaran bagi atlet. Dari pihak PB Djarum nantinya akan tetap eksis dan membina mereka," katanya, Sabtu (29/1/2022).
Basri menyampaikan atlet yang degradasi dari Pelatnas itu nantinya tetap dapat membela Indonesia. Yakni melalui PB Djarum.
"PB Djarum tetap akan meneruskan prestasi seoptimal mungkin untuk mereka," sambungnya.
Basri menyebut mereka yang degradasi masih memiliki potensi. Terlebih untuk Praveen dan Melati masih berada di peringkat lima dunia.
BACA JUGA: