Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Lima cabang olahraga diproyeksikan masuk dalam program Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLOPD) Kudus. Program ini bertujuan untuk memberikan fasilitasi dalam usaha pembinaan cabor di Kudus.

Kabid Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kudus (Disdikpora) Kudus, Minan Muhammad mengatakan, cabor-cabor yang diproyeksikan merupakan cabang olahraga unggulan. Diantaranya adalah cabor voli pantai, voli indoor, bulutangkis, panahan, dan atletik.

"Saat ini kami masih menginventarisir cabang olahraganya. Sejauh ini kami utamakan lima cabor itu dulu. Atlet-atletnya juga sedang kami inventarisir," katanya, Senin (4/4/2022).

Program PPLOPD itu nantinya akan memfokuskan pada kebutuhan atlet guna meningkatkan prestasi olahraga. Selain itu sarana dan prasarana (sarpras) olahraga di tiap-tiap cabang olahraga yang masuk proyeksi PPLOPD akan dibenahi.

"Kebutuhan vitamin atlet juga akan menjadi prioritas. Harapan kami di 2023 nanti PPLOPD sudah terbentuk," terangnya.

BACA JUGA: Disdikpora Kudus Sebut Persaingan Merata

Minan menambahkan, alasan pihaknya memprioritaskan lima cabang olahraga itu karena rutin menyumbang medali beberapa tahun terakhir. Dia juga memilih atlet dengan track record pernah menyabet medali di even tingkat provinsi."Anggaran terkait penyediaan PPLOPD sudah kami usulkan di APBD 2023 sebesar Rp1 Miliar. Tetapi kami belum tahu apakah nantinya disetujui atau belum," ujar dia.Perihal lokasi PPLOPD, menurut Minan tidak harus terpusat di satu tempat. Melainkan dapat dilaksanakan di tempat terpisah atau di masing-masing lokasi latihan."Perbedaannya ketika nanti sudah di PPLOPD, atlet akan lebih diperhatikan. Selain itu jadwal latihan akan lebih ditata, begitu juga dengan asupan vitamin bagi atlet juga diperhatikan. Sehingga outputnya dapat menunjang prestasi," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler