Sigit Budiarto Tidak Setuju Indonesia VS Jepang Adalah Final Dini
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 13 Mei 2022 17:08:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Laga semifinal Thomas Cup 2022 antara Tim Thomas Indonesia Vs Jepang disebut-sebut oleh penikmat bulutangkis sebagai final dini. Namun, Sigit Budiarto, yang merupakan salah satu legenda badminton Indonesia, tidak sependapat dengan penilaian itu.
Sigit Budiarto, Legenda Bulutangkis Indonesia tidak sependapat jika laga semifinal antara Indonesia melawan Jepang disebut sebagai laga final dini. Karena, menurutnya saat ini kemampuan tim peserta di Thomas Cup sudah sudah merata.
"Saya rasa kok tidak ya kalau disebut final dini (Indonesia vs Jepang, red). Walaupun banyak yang bilang seperti itu. Kemarin juga saat Indonesia melawan Cina banyak yang bilang final dini," katanya, Jumat (13/5/2022).
Legenda bulu tangkis yang pernah membawa Piala Thomas 1998, 2000, dan 2002 itu mengaku saat ini setiap negara memiliki kemampuan yang bagus. Sehingga pertemuan Indonesia Vs Jepang tidak dapat disebut final dini.
BACA JUGA: Laga Ginting Kontra Momota Bakal Sengit di Semifinal Thomas Cup
Sigit menambahkan, selain Indonesia, negara peserta seperti Malaysia, Korea Selatan, Malaysia, dan India juga semakin baik secara tim. Dia menyebut kemampuan negara peserta sudah sama.
"India bisa dibilang memiliki kekuatan baru dalam sebuah tim. Mereka bisa masuk semifinal kan terbilang baru," terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sigit Budiarto, mantan pemain bulutangkis Indonesia. (MURIANEWS/Vega Ma'arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Laga semifinal Thomas Cup 2022 antara Tim Thomas Indonesia Vs Jepang disebut-sebut oleh penikmat bulutangkis sebagai final dini. Namun, Sigit Budiarto, yang merupakan salah satu legenda badminton Indonesia, tidak sependapat dengan penilaian itu.
Sigit Budiarto, Legenda Bulutangkis Indonesia tidak sependapat jika laga semifinal antara Indonesia melawan Jepang disebut sebagai laga final dini. Karena, menurutnya saat ini kemampuan tim peserta di Thomas Cup sudah sudah merata.
"Saya rasa kok tidak ya kalau disebut final dini (Indonesia vs Jepang, red). Walaupun banyak yang bilang seperti itu. Kemarin juga saat Indonesia melawan Cina banyak yang bilang final dini," katanya, Jumat (13/5/2022).
Legenda bulu tangkis yang pernah membawa Piala Thomas 1998, 2000, dan 2002 itu mengaku saat ini setiap negara memiliki kemampuan yang bagus. Sehingga pertemuan Indonesia Vs Jepang tidak dapat disebut final dini.
BACA JUGA: