Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Tim Persatuan Tenis Meja (PTM) Sukun Putra gagal ke babak semifinal, Liga Tenis Meja Indonesia. Pada pertandingan terakhir di babak penyisihan grup, Jumat (3/6/2022) malam, mereka kalah dari MH Kalimantan Timur.

Pada pertandingan yang digelar di GOR Padjajaran, Bandung, Jawa Barat itu, Tim PTM Sukun Putra kalah 0-3. Dengan susunan pemain yang tidak mengalami banyak perubahan, Bayu Santika Putra, Hafid Nur Annafi, dan Affan Mauludana Pratama, mengalami kekalahan di tiga partai beruntun.

Di laga ini, ketiganya gagal mendapatkan hasil maksimal. Ketiga partai dimenangkan oleh tim lawan sekaligus menyudahi perlawanan dengan skor akhir 0-3. Dengan hasil di pertandingan ini, Tim PTM Sukun Putra tersingkir di babak penyisihan grup.

Dari empat pertandingan, Tim PTM Sukun Putra hanya berhasil meraih satu kemenangan saat menghadapi AIF Jakarta, di pertandingan pertama. Sedangkan dalam tiga pertandingan termasuk melawan MH Kaltim mereka mengalami kekalahan.

BACA JUGA: Tim PTM Sukun Putri Bangkit di Pertandingan Kedua, Kalahkan Telkom Jakarta

Rinciannya, mereka menang dengan skor 3-1 atas AIF Jakarta. Sisanya, PTM Sukun Putra kalah 0-3 dari Sukamara Taishan Kalteng, kalah 1-3 dari Arwana Jaya Uno Jakarta dan terakhir kalah 0-3 dari MH Kaltim.

Manajer PTM Sukun, Fredi Pramono menyatakan, hasil ini masih bisa dipahami meskipun tetap ada kekecewaan. Sekali lagi pihaknya juga menyebut memang tidak memasang target tinggi untuk anak asuhnya di nomor beregu. Lepas dari itu, penampilan para pemainnya tetap dinilai sudah bagus."Peserta yang bermain di sini rata-rata sudah pernah tryout ke luar negeri. Saya melihatnya sudah senang karena anak-anak sudah bisa mengimbangi seniornya," katanya, Jumat (3/6/2022).Dengan adanya ajang ini, dia berharap anak asuhnya dapat mengetahui gambaran lawan-lawan di tenis meja ke depannya. Sehingga anak asuhnya bisa lebih percaya diri ketika nantinya berhadapan."Yang penting anak-anak bisa terus main dengan rasa percaya diri," imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler