Pagar Nusa Kudus Ingin Penggunaan Digital Scoring Berkelanjutan
Vega Ma'arijil Ula
Jumat, 10 Juni 2022 18:42:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kudus - Penggunaan digital scoring di Jawa Tengah dimulai pertama kali saat edisi Kejuaraan Daerah Ke-VII Pengurus Wilayah (PW) Pencak Silat (PS) Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa Jawa Tengah. Kini, digital scoring diharapkan terus berkelanjutan.
Penggunaan digital scoring dilakukan saat Kejurda Pagar Nusa Jawa Tengah, di Blora. Ketua Pagar Nusa Kabupaten Kudus, Husnul Khitam Qosim berharap digital scoring ini bisa terus berkelanjutan digunakan di setiap cabang olahraga pencak silat. Tujuannya agar penilaian poin pertandingan lebih cermat dan tidak merugikan atlet yang bertanding.
"Supaya lebih akurat di dalam penjurian. Di Kejurda Blora itu yang pertama kali kami pakai digital scoring," katanya, Jumat (10/6/2022).
BACA JUGA: Atlet Silat Pagar Nusa Jateng Sabet Penghargaan Pesilat Terbaik di Kejurnas
Lebih lanjut, menurut Husnul penggunaan digital scoring kedua kalinya dilaksanakan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IV Pagar Nusa 2022. Kejurnas itu berlangsung di Padepokan Pencak Silat Pagar Nusa Indonesia, TMII Jakarta Timur pada 25 Maret 2022 sampai 27 Maret 2022.
"Kemudian yang kedua dilaksanakan di Kejurnas. Hal ini bagus dan keinginan saya bisa terus dilanjutkan di berbagai ajang pencak silat," sambungnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Digital scoring diaplikasikan saat Kejuaraan Daerah di Blora pada Maret 2022 lalu.(Murianews/Vega Ma’arijil Ula)[/caption]
MURIANEWS, Kudus - Penggunaan digital scoring di Jawa Tengah dimulai pertama kali saat edisi Kejuaraan Daerah Ke-VII Pengurus Wilayah (PW) Pencak Silat (PS) Nahdlatul Ulama (NU) Pagar Nusa Jawa Tengah. Kini, digital scoring diharapkan terus berkelanjutan.
Penggunaan digital scoring dilakukan saat Kejurda Pagar Nusa Jawa Tengah, di Blora. Ketua Pagar Nusa Kabupaten Kudus, Husnul Khitam Qosim berharap digital scoring ini bisa terus berkelanjutan digunakan di setiap cabang olahraga pencak silat. Tujuannya agar penilaian poin pertandingan lebih cermat dan tidak merugikan atlet yang bertanding.
"Supaya lebih akurat di dalam penjurian. Di Kejurda Blora itu yang pertama kali kami pakai digital scoring," katanya, Jumat (10/6/2022).
BACA JUGA: