Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Yuni Kartika menjelaskan, perburuan tiket menuju Olimpiade Paris 2024 mendatang bakal dimulai Maret 2023 ini. Saat ini beberapa atlet sudah memulai mengikuti ajang bulutangkis di awal tahun sebagai persiapan.

"Tahun ini tahun yang susah untuk atlet karena race to Olympic sejak Maret harus rebutan poin. Saat ini sudah pada ikut turnamen sebagai persiapan on track," katanya, Sabtu (21/1/2023).

Yuni berpendapat sulitnya mencari poin menuju Olimpiade bakal menjadi tantangan tersendiri bagi atlet. Dia memilki prediksi untuk atlet bulutangkis tanah air.

"Saya melihat ganda putra tidak ada masalah di perburuan tiket Olimpiade. Fajri (Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, red) baru juara Malaysia Open 2023 artinya punya lembaran yang oke. Kalau Dejan dan Gloria juga sudah oke. Untuk tinggal putra masih kurang," sambungnya.

Kemudian untuk tunggal putri, Yuni berpendapat masih perlu dimaksimalkan. Terlebih, belum ada atlet tunggal putri yang bertengger di posisi sepuluh besar peringkat dunia.

"Tetapi untuk Grego (Gregoria Mariska Tunjung, red) ada progres peningkatan performa," sambungnya.

Yuni menambahkan, untuk atlet ganda putri yang paling memungkinkan untuk menunju ke Olimpiade Paris yakni pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun, saat ini Fadia sedang mengalami cedera.
"Kalau cederanya berlarut sampai lama ya tidak menguntungkan juga," terangnya.BACA JUGA: Praveen Jordan Comeback, Yuni Kartika Angkat BicaraLebih lanjut, menurut Yuni persaingan di Olimpiade juga bakal keras. Sebab, setiap atlet ingin mendapatkan hasil terbaik."Apalagi setiap atlet itu pasti ingin bermain di Olimpiade. Dan di Olimpiade itu kuotanya hanya delapan wakil saja. Cari poinnya susah, ketika sudah main di Olimpiade pasti tegang juga," imbuhnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler