Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Padahal, dalam drawing yang dikeluarkan BWF, Axelsen seharusnya akan menghadapi wakil Cina Lu Guang Zu di babak pertama. Namun, melalui  Twitter-nya Axelsen menyatakan mundur dari kejuaraan.

Ia beralasan kondisi kesehatannya kurang mendukung. Padahal, lebih dari setahun belakangan, sektor tunggal putra selalu dikuasai pemain jangkung yang dijuluki monster tersebut.

Tak hanya itu, tahun lalu dua ajang beruntun Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022 gelar juara diraih Axelsen.

”Hi everyone. I will unfortunately not be going to Indonesia next week.I had been looking forward to play in Istora in front of the amazing Indonesia badminton fans as always, but my body is not ready for another week of competition. Talk to you soon and thanks for your support. Viggo,” tulisnya.

Jika diterjemahkan, kurang lebih berbunyi: Hai semuanya. Sayangnya saya tidak akan pergi ke Indonesia minggu depan. Saya sudah tidak sabar untuk bermain di Istora di depan penggemar bulu tangkis yang luar biasa, tetapi tubuh saya belum siap untuk kompetisi seminggu lagi. Semoga bisa lekas bertemu dengan Anda segera dan terima kasih atas dukungan Anda.

Sementara itu, di sektor tunggal putra Indonesia, ada beberapa nama yang ikut serta. Yakni Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, Shesar Hiren Rhustavito, Christian Adinata, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, dan Tommy Sugiarto.

Legenda bulutangkis Indonesia, Fung Permadi mengatakan, sektor tunggal putra punya kans lebih besar dengan absennya pebulutangkis Denmark itu. Meski demikian tunggal putra Indonesia tidak boleh lengah.

”Peluang lebih besar karena tidak ada Axelsen. Tetapi, banyak bintang muda dari Thailand dan Jepang yang harus diwaspadai,” katanya, Selasa (24/1/2023).Di mata Fung, Axelsen secara kasat mata merupakan pebulutangkis yang bagus. Terlebih rankingnya masih berada di posisi pertama.”Secara ranking juga di atas pemain kita,” sambungnya.Selain itu, Axelsen memiliki keunggulan yang bagus dari tinggi badan, jangkauan, semangat bertanding, dan tekniknya.”Antisipasinya juga bagus. Maka dari itu tunggal putra harus mampu memanfaatkan absennya Axelsen,” imbuhnya. Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler