Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Wacana menggunakan asuransi disampaikan Disdiipora Kudus, pada sesi jumpa pers,  Selasa (28/2/2023). Asuransi akan diberlakukan untuk  penyelenggaraan Popda Kudus di cabor rawan insiden.

Sebelumnya,   Aira Sintya Cahaya, seorang pesilat putri di jenjang SMP mengalami patah tulang saat berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kudus 2023. Aira merupakan siswi MTS NU Ihyaul Ulum, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (PPOR) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widhoro Heriyanto mengatakan, sebenarnya sejak awal pihaknya sudah memberikan arahan melalui juknis agar ada kehati-hatian di dalam penyelenggaraan Popda di tahun ini. Meski demikian adanya kejadian patah tulang yang dialami atlet merupakan musibah.

"Ke depannya nanti akan ada evaluasi. Wacana penggunaan asuransi juga coba kami koordinasikan dulu dengan pimpinan," katanya, Selasa (28/2/2023).

Termasuk apakah ke depannya ada memorandum of understanding (MoU) dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait. Widhoro menjelaskan, untuk saat ini penggunaan asuransi di ajang Popda tingkat kabupaten memang belum ada.

"Ke depannya akan kami komunikasikan agar Popda ke depannya dapat lebih baik lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panpel Popda Kudus cabang olahraga pencak silat, Muhammad Nur Hasyim mengatakan, apa yang terjadi di ajang Popda merupakan musibah. Bahkan, dia menyebutkan sama sekali tidak ada unsur pelanggaran di insiden tersebut.
BACA JUGA: Pesilat Kudus Patah Tulang Saat Popda, Siapa Tanggung Jawab?"Kejadian yang menimpa Aira itu tidak ada unsur pelanggaran. Pertandingan pencak silat di Popda kemarin itu juga sudah sesuai dengan aturan pencak silat yang baru," katanya, Selasa (28/2/2023).Hasyim menambahkan, pihaknya bersama Disdikpora Kudus pada Senin (27/2/2023) kemarin sudah menjenguk kondisi Aira di kediamannya. Pihaknya juga memberikan santunan untuk sekadar biaya kontrol bagi Aira."Ada sedikit pemberian dari kami untuk sekadar biaya kontrol," imbuhnya.Reporter: Vega Ma'arijil UlaEditor: Budi Santoso

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler