Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus - Saat beribadah puasa, kebugaran tubuh harus tetap terjaga. Jangan sampai ibadah puasa menjadi alasan untuk enggan mengeluarkan keringat dari berolahraga.
Meski olahraga akan membutuhkan tenaga ekstra dan cepat lelah, namun ada kiat-kiat panduan berolahraga gym atau fitnes saat puasa yang bisa dilakukan.

Pelatih Angkat Berat di Kudus, Asiv Abdullah, membagikan Tips cara Nge-gym disaat berpuasa agar tidak menganggu ibadah. Menurut Asiv, cara yang pertama adalah mengurangi Intensitas waktu berolahraga.

BACA JUGA: Nge-Gym Aman di Masa Pandemi Ala Wasit Berlisensi FIFA

Saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, baiknya olahraga fitnes dilakukan dengan intensitas yang rendah. Meski dengan intensitas rendah, manfaat olahraga fitnes akan tetap terasa jika dilakuan secara konsisten.

"Contohnya mengurangi intesitas waktu fitnes jika biasanya satu jam menjadi setengah jam atau 30 menit saja," katanya, Jumat (8/4/2022).

Kemudian, mengatur waktu olahraga juga sangat penting. Sehingga tidak akan menghabiskan energi yang tersimpan saat menjalani ibadah puasa dan tidak mengganggu aktifitas ibadah salat tarawih di malam harinya.

Olahraga gym yang dilakukan juga menggunakan metode Fasted Cardio atau tidak makan sebelum berolahraga. Sehingga ada pola makan yang juga harus diperhatikan saat berbuka puasa dan makan sahurnya.
"Jadi saat berbuka puasa konsumsi protein shake dulu, lalu lakukan gym sekitar 30 menit dan baru setelah itu makan. Dan jangan lupa untuk mengatur waktu olahraga agar tidak berbenturan dengan salat berjamaah," kata pria lulusan MA TBS Kudus itu.Tak hanya itu, jenis olahraga fitnes setiap kali latihan juga lebih baik dibatasi. Cukup tiga sampai empat metode latihan saja. Namun setiap harinya tetap berganti secara bergiliran menerapkan metode latihannya."Misal hari pertama otot dada itu, Bench Press, Incline Bench Press,Cable Fly +Triceps. Hari kedua, otot punggung, Lat Pull Down,Pull Up, Rowing+Biceps. Selanjutnya otot bahu,Shouldier Press, Front Delt Raises, Lateral Raises, Rear Delt Raises, dan Trapezius, hari keempat otot kaki, Squat, Leg Press, Deadlift, itu bisa bergantian setiap harinya," jelasnya.Tak hanya itu, pola tidur juga baiknya diatur. Minimalnya sebisa mungkin dalam sehari setidaknya lima jam. Sebab tidur adalah sebuah keharusan untuk mengembalikan kondisi tubuh manusia."Agar tetap fresh, hormon stabil dan kuat menjalani ibadah puasa," pungkasnya. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler