Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.




MURIANEWS, Kudus – PTM Sukun tinggal menyisakan Rio Dwi Marsha Maulidi di nomor tunggal putra di babak penyisihan grup Turnamen Smash on Drugs International Tabel Tennis Championship 2022.

Itu setelah dua andalan PTM Sukun, Affan Mauludana dan Fachrur Rozy gagal lolos di babak penyisihan grup. Rio sendiri dijadwalkan bertanding malam ini, Senin (21/6/2022).



Di babak penyisihan grup ini, Rio berada di Pool A47. Ia nantinya bertemu tuan rumah Ogik dan Janu Putra (DIY), serta Imam Qurtubi (Kalsel).

Atlet PTM Sukun berusia 14 tahun tersebut tak sabar menanti pertandingan. Ia mengaku tak gentar meski lawan-lawannya berstatus atlet senior. Rio punya cara tersendiri untuk menghadapi laga di babak penyisihan grup nanti.

Ia mengaku belum pernah berhadapan atlet-atlet senior yang berusia di atasnya dalam turnamen. Meski demikian, itu tidak menjadi masalah atau beban berat saat bertanding nanti.
Ia mengaku belum pernah berhadapan atlet-atlet senior yang berusia di atasnya dalam turnamen. Meski demikian, itu tidak menjadi masalah atau beban berat saat bertanding nanti.Dalam pertantingan nanti, Rio akan menganggap lawannya seusia dengannya. Ia pun berusaha semaksimal mungkin dalam lagan anti agar memperoleh hasil memuaskan.”Kalau lawan senior belum pernah, seringnya sama kadet (u-15). Tapi yang terpenting jangan menyerah, usaha sebisa mungkin dan tetap fokus saat bermain,” katanya, Senin, (20/6/2022).Sementara Manager PTM Sukun Agus Fredi Pramono mengatakan, PTM Sukun sengaja menerjunkan atlet-atlet muda dalam pertandingan di Bali kali ini. Apalagi, saat ini atlet binaan PTM Sukun secara umum telah memiliki performa bertanding yang cukup matang.”Meski memang belum saatnya, tapi sedini mungkin sudah kami kenalkan dengan elitnya tenis meja senior. Itu akan bagus untuk meregenerasi dan menyiapkan lapis atlet - atlet senior sedino mungkin. Apalagi di PTM Sukun itu pembinaan atlet, sehingga pertandingan ini juga bisa memantapkan skil yang dimiliki atlet,” jelasnya. Reporter: Yuda Auliya RahmanEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler