Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kudus – Petenis meja asal Klub PTM Sukun, Siti Aminah yang memperkuat Tim Nasional (Timnas) Tenis Meja Indonesia hanya bertahan sampai Babak 16 Besar Islamic Solidarity Games 2021, Konya, Turki, Minggu- Senin (7-8/8/2022). Hal yang sama juga dialami pemain tunggal putra, Rafanael Niman.

Baik Siti Aminah disektor putri, ataupun Rafanael Niman di sektor putra, terhenti di Babak 16 Besar. Turnamen tenis meja yang mempertandingkan nomor tunggal perorangan itu menggunakan format knock out dalam pertandingannya.

Setelah lolos dari 32 besar, Siti Aminah harus berhadapan dengan pemain unggulan dari tuan rumah Turki, yakni Sibel Altinkaya di Babak 16 Besar. Di pertandingan ini, Siti Aminah harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 0-3.

Sementara Rafanael, di babak 16 besar juga harus mengakui keunggulan lawan saat berhadapan dengan pemain unggulan asal Arab Saudi, Ali Alkhadrawi dengan skor 0-3. Dengan demikian kiprah dua petinis meja Indonesia ini langsung terhenti.

"Keduanya kalah di 16 besar. Si Aminah kalah dengan unggulan satu dari Turki, dan Nael kalah dengan unggulan ketiga dari Arab Saudi," kata Pelatih Timnas Tenis Meja Indonesia Dony Prasetya Aji, Selasa, (9/8/2022).

BACA JUGA: Siti Aminah Wakili Indonesia di Islamic Solidarity Games Konya 2021 Turki
BACA JUGA: Siti Aminah Wakili Indonesia di Islamic Solidarity Games Konya 2021 TurkiSebenarnya, tak ada kendala yang serius saat kedua anak asuhnya itu melakoni pertandingan. Baik Aminah ataupun Nael sebenarnya telah mampu mengimbangi permainan lawan dengan menempel ketat perolehan poin.Namun, memang jam terbang atlet Timnas Tenis Meja Indonesia masih kalah jauh dengan pemain lawan. Begitu juga dengan kematangan mental yang dimiliki."Dari peringkat juga lebih tinggi, dari segi usia lawannya juga sudah senior. Jam terbang dan mental lawan lebih unggul, jadi mau terjadi tekanan seperti apa mereka juga bisa tetap tenang. Secara teknik juga masih kurang, tapi karena semangat Aminah dan Nael untuk menang jadi sempat merepotkan lawan," ungkapnya. Reporter : Yuda Auliya RahmanEditor: Budi Erje

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler