Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Empat atlet yang diboyong Indonesia ke ajang tenis meja SEA Games 2023 Kamboja. Mereka adalah, Rafanael Nikola Niman, Hafid Nur Annafi, Siti Aminah, dan Novida Widarahman.
Di nomor ganda putra-putri, pada Sabtu (13/5/2023) timnas sudah gagal untuk keluar dari babak knock out ke babak selanjutnya. Semua pasangan ganda tenis meja Indonesia rontok di pertandingan awal.
Kemudian pada nomor tunggal putra ataupun putri yang digelar pada Minggu-Senin (15/5/2023) mereka juga tidak bisa bersaing. Semua pemain tenis meja Indonesia gagal lolos dari babak penyisihan grup.
Menghadapi lawan-lawan dari Thailand, pemain Indonesia kuwalahan. Mereka belum bisa menunjukkan performa yang baik dan konsisten saat bertanding.
Pelatih Timnas Indonesia Agus Fredi Pramono mengatakan, para atletnya sudah berusaha keras di pertandingan kali ini. Hanya saja, pihaknya tak menampik jika lawan-lawan yang dihadapi ini merupakan pemain-pemain top yang ada di Asia Tenggara.
"Memang ini menjadi pertandingan cukup berat. Di nomor tunggal putra dan putri tidak ada yang lolos dari fase grup," katanya, Selasa (16/5/2023).
Kegagalan tenis meja di SEA Games 2023 ini, menurutnya memang karena kurangnya persiapan. Di SEA games 2023 ini bisa dikatakan tidak ada persiapan memadai.
BACA JUGA: Kurang Rileks, Ganda Timnas Tenis Meja Indonesia Kalah
Apalagi menurutnya, persiapan yang dilakukan bukan hanya dari sisi skil saja. Namun persiapan juga butuh pembentukan mental yang kuat untuk menghadapi pertandingan.
"Tanpa adanya persiapan yang matang memang berat," ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



