Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemain 24 tahun itu telah mencetak 54 gol untuk PSG dan Prancis sepanjang musim 2022/2023. Itu termasuk 8 gol di Piala Dunia 2022 yang mengantarkan Kylian Mbappe memperoleh Golden Boot Award.

Namun, ia harus tahu diri ada beberapa nama yang dijagokan. Dua di antaranya, Lionel Messi yang menjuarai Piala Dunia 2022 bersama Argentina dan Erling Haaland dengan treble untuk Manchester City di musim 2022/2023.

Rasa percaya diri atau PD-nya ini diungkapkan saat diwawancarai media asal Prancis TF1. Dalam sebuah wawancara itu, ia mengaku sulit membicarakan untuk meraih trofi individual itu.

Baca: Tak Mau Kehilangan Cuma-Cuma, Kylian Mbappe Bakal Dilego PSG?

Namun, dengan kriteria baru, seperti menarik perhatian, catatan gol, dan dampak yang diberikan pemain, Kylian Mbappe merasa telah memenuhinya.
”Saya rasa saya cocok dengan kriteria tersebut. Menurut saya sih iya (saya pantas), tetapi orang lain yang memilih pemenangnya dan saya selalu optimistis,” katanya seperti dikutip Goal.Kylian Mbappe sendiri dirundung prestasi yang tak mentereng musim ini. Usai gagal menjuarai Piala Dunia 2022 setelah gagal di final versus Argentina, Mbappe juga gagal membawa PSG di persaingan Eropa, di Liga Champions.Baca: Dirumorkan Ingin Pindah ke Madrid, Mbappe: Bohong!Mbappe menyebut, lebih baik menukarkan catatan hat-tricknya dengan mencetak gol bunuh diri tapi membawa Prancis juara Piala Dunia.”Periode tersebut adalah momen penentu bagi semua orang. Saya bakal dengan senang hati menukar hat-trick saya di final dengan gol bunuh diri tapi kami menang. Sejarah hanya untuk orang-orang yang mengisahkannya. Kami adalah kompetitor, kami ingin mengukir sejarah. Rasanya sulit berjalan melewati trofi tersebut tanpa mengangkatnya,” imbuh Mbappe.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler